Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Menanti Data Tenaga Kerja AS, Emas Bergerak Waspada
Wednesday, 7 January 2026 17:09 WIB | GOLD |GOLDEMAS

Harga emas melemah pada Rabu (7/1) setelah sempat menyentuh level tertinggi lebih dari sepekan di awal sesi. Tekanan muncul karena investor memilih ambil untung usai reli singkat, sementara pasar mulai fokus ke rangkaian data tenaga kerja AS yang bisa mengubah ekspektasi arah suku bunga The Fed. Pada perdagangan terbaru, emas spot turun 0,8% ke $4.460/oz.

Pelemahan emas juga dipicu dolar AS yang menguat dan bertahan dekat level tertinggi lebih dari dua pekan. Saat dolar menguat, emas yang dihargai dalam USD otomatis jadi lebih mahal bagi pembeli dari mata uang lain”membuat permintaan cenderung menahan. Kondisi ini menekan seluruh kompleks logam mulia, bukan hanya emas.

Meski begitu, ekspektasi pasar masih condong ke skenario pelonggaran: investor menilai The Fed berpotensi melakukan setidaknya dua kali pemangkasan suku bunga tahun ini. Pasar kini menanti petunjuk dari data ketenagakerjaan, termasuk ADP dan JOLTS yang rilis lebih dulu, sebelum puncaknya laporan Non-Farm Payrolls (NFP) pada Jumat”yang biasanya jadi pemicu volatilitas emas dan dolar.

Komentar pejabat The Fed ikut menambah bumbu. Gubernur Fed Stephen Miran menilai pemangkasan suku bunga yang lebih agresif dibutuhkan untuk menjaga ekonomi tetap bergerak. Secara teori, prospek suku bunga lebih rendah biasanya mendukung emas karena emas tidak memberikan imbal hasil. Namun dalam jangka pendek, pasar tetap sensitif pada "kekuatan data"”jika data AS terlalu kuat, peluang pemangkasan bisa tertahan dan menekan emas.

Di luar data, faktor geopolitik juga ikut membentuk sentimen. Kesepakatan terkait ekspor minyak Venezuela ke AS dinilai bisa menggeser sebagian pasokan dari China, menambah dinamika baru di pasar komoditas. Sementara itu, logam mulia lain ikut melemah: perak turun 2,5% ke $79,27/oz, platinum turun 6,2% ke $2.291,24/oz, dan palladium turun 4,7% ke $1.736,93/oz. (Arl)

Sumber : Newsmaker.id

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS